Pengikut

Diberdayakan oleh Blogger.
webcam to gif
animated avatar maker

Kumpulan Cerita

 "Pengorbanan Seorang Bayi"



Sebuah foto yang memilukan hati.


Seorang Ayah dan Ibu mencium dan mengatakan selamat tinggal kepada anak perempuannya yang berumur 2 tahun bernama Xiwang atau "Harapan" yang telah meninggal karena hypoxic-ischemic cerebral palsy.


Kedua orang tua dari anak kecil yang tidak berkesempatan untuk melanjutkan hidup memutuskan untuk memberikan arti kepada kematian anaknya dengan menyumbangkan organ tubuh anaknya.

Jikalau Anda bertanya-tanya mengapa para tenaga medis disana membungkuk, itu karena kurang dari 1 jam, dua anak kecil di ruangan lain dapat hidup dikarenakan ginjal dan hati anak perempuan tersebut.

Sungguh kasih yang sangat luar biasa..
Merelakan bagian tubuh buah hati sehingga dapat memberikan nyawa bagi 2 anak lainnya.

===================================================================

"Kisah Anak Kecil yang Pandai Bersyukur"
Suatu ketika seseorang yang sangat kaya mengajak anaknya mengunjungi sebuah kampung, dengan tujuan utama memperlihatkan kepada anaknya betapa orang-orang bisa sangat miskin. Mereka menginap beberapa hari di sebuah daerah pertanian yang sangat miskin.
Pada perjalanan pulang, sang Ayah bertanya kepada anaknya.
"Bagaimana perjalanan kali ini?"
"Wah, sangat luar biasa Ayah"
"Kau lihatkan betapa manusia bisa sangat miskin" kata ayahnya.
"Oh iya" kata anaknya
"Jadi, pelajaran apa yang dapat kamu ambil?" tanya ayahnya.

Kemudian si anak menjawab, "saya saksikan bahwa kita hanya punya satu anjing, mereka punya empat".

Kita punya kolam renang yang luasnya sampai ketengah taman kita dan mereka memiliki telaga yang tidak ada batasnya.

Kita mengimpor lentera-lentera di taman kita dan mereka memiliki bintang-bintang pada malam hari.

Kita memiliki patio sampai ke halaman depan, dan mereka memiliki cakrawala secara utuh.

Kita memiliki sebidang tanah untuk tempat tinggal dan mereka memiliki ladang yang melampaui pandangan kita.

Kita punya pelayan-pelayan untuk melayani kita, tapi mereka melayani sesamanya.

Kita membeli untuk makanan kita, mereka menumbuhkannya sendiri.

Kita mempunyai tembok untuk melindungi kekayaan kita dan mereka memiliki sahabat-sahabat untuk saling melindungi.'

Mendengar hal ini sang Ayah tak dapat berbicara.

Kemudian sang anak menambahkan ' Terimakasih Ayah, telah menunjukan kepada saya betapa miskinnya kita.'

Betapa seringnya kita melupakan apa yang kita miliki dan terus memikirkan apa yang tidak kita punya. Apa yang dianggap tidak berharga oleh seseorang ternyata merupakan dambaan bagi orang lain. Semua ini berdasarkan kepada cara pandang seseorang. Membuat kita bertanya apakah yang akan terjadi jika kita semua bersyukur kepada Tuhan sebagai rasa terima kasih kita atas semua yang telah disediakan untuk kita daripada kita terus menerus khawatir untuk meminta lebih.

Sumber : http://www.unic29.com/2012/04/kisah-anak-kecil-yang-pandai-bersyukur.html#ixzz1qoIyVGJl